{"id":4855,"date":"2024-11-04T10:23:55","date_gmt":"2024-11-04T10:23:55","guid":{"rendered":"https:\/\/alhazenschool.com\/?p=4855"},"modified":"2024-11-04T10:23:57","modified_gmt":"2024-11-04T10:23:57","slug":"jenis-dan-metode-pembelajaran-homeschooling","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/jenis-dan-metode-pembelajaran-homeschooling\/","title":{"rendered":"Yuk Kenali Jenis dan Metode Pembelajaran Homeschooling!"},"content":{"rendered":"<p>Halo Hazeners! kamu pernah dengar kan istilah homeschooling? Tapi kalian tau gak sih apa sebenarnya homeschooling itu? gimana sih proses belajar anak kalau mengikuti homeschooling?<\/p>\n\n\n\n<p>Nah hari ini mimin bakal kasih tau ke kamu sebenernya apa saja sih <strong>jenis &#8211; jenis dan metode pembelajaran Homeschooling<\/strong> yang sering dipakai.<\/p>\n\n\n\n<p>Homeschooling itu sendiri adalah proses belajar mengajar di rumah atau di tempat lain selain sekolah dengan pengawasan orangtua atau guru.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Bisa dibilang seperti sekolah tapi yang nentuin tempat, jadwal, mata pelajaran, dan guru semua di dalam kendali parents!<\/p>\n\n\n\n<p>Karena sudah mimin kasih tau apa itu homeschooling. Kita langsung deh masuk ke topik yang mau mimin bahas yaitu, jenis dan metode pembelajaran homeschooling.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_80 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewbox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewbox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseprofile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/jenis-dan-metode-pembelajaran-homeschooling\/#3_Jenis_Homeschooling_yang_Perlu_Parents_Ketahui\" >3 Jenis Homeschooling yang Perlu Parents Ketahui<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/jenis-dan-metode-pembelajaran-homeschooling\/#1_Homeschooling_Tunggal\" >1. Homeschooling Tunggal<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/jenis-dan-metode-pembelajaran-homeschooling\/#2_Homeschooling_Majemuk\" >2. Homeschooling Majemuk<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/jenis-dan-metode-pembelajaran-homeschooling\/#3_Komunitas_Homeschooling\" >3. Komunitas Homeschooling\u00a0<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/jenis-dan-metode-pembelajaran-homeschooling\/#6_Metode_Pembelajaran_Homeschooling_Mana_yang_Cocok_untuk_Anak\" >6 Metode Pembelajaran Homeschooling, Mana yang Cocok untuk Anak?<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/jenis-dan-metode-pembelajaran-homeschooling\/#1_Montessori\" >1. Montessori<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/jenis-dan-metode-pembelajaran-homeschooling\/#2_Charlotte_Mason\" >2. Charlotte Mason<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/jenis-dan-metode-pembelajaran-homeschooling\/#3_Unschooling\" >3. Unschooling\u00a0<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/jenis-dan-metode-pembelajaran-homeschooling\/#4_Classical_Homeschooling\" >4. Classical Homeschooling<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/jenis-dan-metode-pembelajaran-homeschooling\/#5_School_at_home\" >5. School at home<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/jenis-dan-metode-pembelajaran-homeschooling\/#6_Eclectic_homeschooling\" >6. Eclectic homeschooling<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/jenis-dan-metode-pembelajaran-homeschooling\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Jenis_Homeschooling_yang_Perlu_Parents_Ketahui\"><\/span>3 Jenis Homeschooling yang Perlu Parents Ketahui<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Mimin akan mulai dari jenis &#8211; jenis&nbsp; homeschooling biar kamu bisa dapat gambaran seperti apa sih yang dimaksud <strong>sistem pembelajaran <\/strong>homeschooling itu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Homeschooling_Tunggal\"><\/span>1. Homeschooling Tunggal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Homeschooling tunggal berarti hanya satu keluarga yang menjalani pembelajaran. Ini berarti semua kegiatan pembelajaran dilakukan secara individu.<\/p>\n\n\n\n<p>Jenis ini mengutamakan privasi proses pembelajaran dan atensi yang fokus ke anak.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jenis ini juga memastikan fleksibilitas bagi parents untuk mengatur dan mengawasi proses pembelajaran sesuai dengan keinginan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Homeschooling_Majemuk\"><\/span>2. Homeschooling Majemuk<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis yang kedua adalah homeschooling majemuk. Kalau yang ini, parents melibatkan keluarga lain untuk ikut dalam sistem homeschooling. Keluarga yang terlibat bisa 2 atau lebih sesuai keinginan parents.<\/p>\n\n\n\n<p>Sistem ini bisa terjadi biasanya karena adanya minat anak di masing &#8211; masing keluarga yang sama.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan model ini, anak bisa bersosialisasi dengan teman sebaya yang akan membantu pengembangan kemampuan mereka untuk bersosialisasi dan juga menumbuhkan rasa kompetisi yang akan membantu anak memiliki daya juang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Komunitas_Homeschooling\"><\/span>3. Komunitas Homeschooling\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis yang ketiga adalah komunitas homeschooling, yaitu gabungan antara beberapa homeschooling majemuk.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pada jenis ini parents dan beberapa parents lainya menyusun jadwal, materi, fasilitas dan menentukan tempat secara bersama &#8211; sama. Tentu saja anak akan terpacu untuk membangun kemampuan bersosialisasi dan jiwa berkompetisi yang lebih baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada jenis ini juga biaya yang ditanggung parents bisa dibagi antara anggota yang lain,  beban biaya yang dikeluarkan pun akan terasa lebih ringan.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Metode_Pembelajaran_Homeschooling_Mana_yang_Cocok_untuk_Anak\"><\/span>6 Metode Pembelajaran Homeschooling, Mana yang Cocok untuk Anak?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Nah Hazeners, mimin udah ngasih tau jenis dari homeschooling. Semoga gimana cara kerja homeschooling sudah bisa tergambar ya parents.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang kita lanjut lagi ke topik berikutnya yaitu metode pembelajaran homeschooling. Disini mimin ingin mencoba menggambarkan proses belajar mengajar yang biasa dipakai di homeschooling.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Montessori\"><\/span>1. Montessori<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Diambil dari tokoh pendidikan Italia Maria Montessori, metode ini membebaskan anak belajar apa saja yang ia inginkan.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Tugas parents adalah mengarahkan dengan memfasilitasi anak di ruangan dengan alat &#8211; alat edukasi yang sesuai dengan umur dan minat anak.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Parents juga dianjurkan menyediakan alat peraga agar anak lebih mudah mengerti pelajaran yang dipelajari. Selebihnya anak dibiarkan mengeksplorasi minat dan bakat mereka masing &#8211; masing.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"2_Charlotte_Mason\"><\/span>2. Charlotte Mason<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Metode ini juga diambil dari seorang pendidik yang sangat peduli pendidikan anak, Charlotte Mason berpendapat bahwa aktivitas belajar tidak harus di dalam lingkungan buatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut dia belajar itu lebih baik di lingkungan keseharian anak dan kebebasan belajar dari benda atau orang sekitar anak tersebut. Charlotte Mason menekankan 3 hal dasar yang parents harus pahami:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Variasi<\/strong>: Yaitu beragam pengetahuan, menurut dia materi yang monoton dan membosankan dapat mematikan semangat belajar anak.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kuantitas<\/strong>: Maksud dari poin ini adalah banyaknya ilmu pengetahuan. Menurut dia untuk mengembangkan kreatifitas, anak membutuhkan banyak ilmu pengetahuan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kualitas<\/strong>: Yang dimaksud adalah gaya belajar dan pengetahuan yang bermutu dan bisa diterapkan di dunia nyata.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Unschooling\"><\/span>3. Unschooling\u00a0<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Dipelopori oleh John Holt yang mengkritik sistem sekolahan pada tahun 1960, dia mengatakan bahwa anak sekolahan menghafal begitu banyak pelajaran bukan karena keinginan belajar melainkan takut dapat nilai jelek.<\/p>\n\n\n\n<p>Itu kenapa dia membuat metode unschooling, Dia berpendapat bahwa alam atau lingkungan lah tempat belajar terbaik. Keterlibatan orangtua atau orang dewasa yang berlebihan dapat mengganggu proses belajar alami mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan metode ini anak dibiarkan belajar sendiri secara alami, Parents berperan hanya sebagai fasilitator.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Classical_Homeschooling\"><\/span>4. Classical Homeschooling<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Metode ini mengacu pada model pembelajaran yunani kuno dimana anak di dorong untuk menulis, berdisuksi, berdebat. Cara ini sangat mengutamakan anak untuk berpikir secara logis.<\/p>\n\n\n\n<p>Disini parents menjadi fasilitator perdebatan dan menjadi figur yang mendorong anak berpikir secara logis, melontarkan pertanyaan dan memberikan topik untuk anak diskusi baik dengan anggota lain atau dengan parents.<\/p>\n\n\n\n<p>Metode ini membantu anak membentuk karakter yang kritis dan logis juga dapat membantu anak menumbuhkan keingintahuan mereka dan keinginan belajar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_School_at_home\"><\/span>5. School at home<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Seperti namanya, metode ini mengambil banyak sistem dari sekolah formal dan melakukannya di rumah. Metode ini lebih terstruktur, menggunakan kurikulum sekolah biasa sebagai acuan pembelajaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Metode ini memudahkan parents untuk menentukan bahan ajaran, karena mengikuti kurikulum yang sudah ada, bahan ajaran pun mudah didapatkan dan bisa mengikuti jenjang akademis biasa bila sewaktu &#8211; waktu ingin beralih.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_Eclectic_homeschooling\"><\/span>6. Eclectic homeschooling<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Metode yang terakhir mimin bahas adalah metode Eclectic, cara ini mengambil dan menggabungkan metode &#8211; metode sebelumnya yang sudah mimin bahas di atas.<\/p>\n\n\n\n<p>Metode ini dipakai untuk menyesuaikan kondisi perkembangan anak, juga bisa dipakai untuk memvariasikan pembelajaran agar anak tidak mudah bosan dan kehilangan motivasi belajar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Hazeners, gimana sudah jelas belum jenis dan metode pembelajaran homeschooling? Semoga semua cukup jelas ya.<\/p>\n\n\n\n<p>Mimin hanya mau menjelaskan lebih sedikit lagi ke kalian, perbedaan Jenis homeschooling dan Metode homeschooling.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Jenis homeschooling<\/strong> yang mimin jelaskan lebih menjurus kepada ragam sistem yang digunakan untuk homeschooling. Pada bagian ini fokus dari pembahasan lebih ke berapa anggota yang mengikuti homeschooling.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan pada bagian <strong>Metode homeschooling <\/strong>mimin lebih menjelaskan ke bagaimana proses pembelajaran berjalan , fasilitas yang diperlukan, dan peran parents atau orang dewasa pada saat pembelajaran berlangsung.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti yang parents lihat di atas, mimin bisa menyimpulkan banyak metode yang dipakai menumbuhkan kebebasan belajar dan kemandirian.<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak metode yang dibuat untuk menumbuhkan rasa penasaran dan juga menumbuhkan keinginan belajar dari dalam diri anak.<\/p>\n\n\n\n<p>Metode seperti Montessori mengakui bahwa belajar harus diiringi dengan ke fun, tidak boleh monoton dan membosankan.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah mimin harap semua sudah jelas ya, semoga semua yang mimin tulis bisa menjadi bahan pertimbangan parents khususnya bila kamu tertarik mencoba homeschooling untuk si buah hati.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Hazeners, sampai disini dulu ya. Semoga tulisan mimin bermanfaat untuk kalian, sampai jumpa di lain waktu ya!<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Halo Hazeners! kamu pernah dengar kan istilah homeschooling? Tapi kalian tau gak sih apa sebenarnya homeschooling itu? gimana sih proses belajar anak kalau mengikuti homeschooling? Nah hari ini mimin bakal kasih tau ke kamu sebenernya apa saja sih jenis &#8211; jenis dan metode pembelajaran Homeschooling yang sering dipakai. Homeschooling itu sendiri adalah proses belajar mengajar [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":4860,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"none","_seopress_titles_title":"Yuk Kenali Jenis dan Metode Pembelajaran Homeschooling","_seopress_titles_desc":"Apa saja sih jenis-jenis dan metode pembelajaran homeschooling itu? Penasaran bagaimana sistem pembelajarannya? Yuk Simak info lengkapnya!","_seopress_robots_index":"","footnotes":""},"categories":[35],"tags":[],"class_list":["post-4855","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-education"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4855","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4855"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4855\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4865,"href":"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4855\/revisions\/4865"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4860"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4855"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4855"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/alhazenschool.sch.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4855"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}